Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30

Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30
Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30

Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30

Berikut Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30 melalui WAG KOMPASS (WhatsApp Group Komunitas Para Sales Sumenep).

Dr. Aqua Dwipayana, Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim”.

Modal Menulis

Wartawan senior di Malang Yunanto langsung merespon tulisan berjudul “Butuh Latihan, Tidak Mudah Menulis Deskripsi & Sistematis

*Mayjen TNI Tatang Sulaiman Banyak Belajar Ilmu Komunikasi saat Jabat Kapuspen TNI”. Berikut komentarnya yg disampaikan dgn gaya bertutur.

Setelah membaca bbrp tulisan yg di- share Mas Aqua, saya jadi ingat “wejangan” dosen saya. Beliau, Dr Andi Baso Mapatato, MA, dosen mata kuliah Gaya Jurnalistik, di Sekolah Tinggi Publisistik – Jakarta (1979).

Doktor Andi meyakinkan, “Menulis itu mudah”. Tentu, asal sudah memiliki “modal”.

Beliau sebutkan, sekurang-kurangnya ada lima “modal” untuk berkemampuan menulis.

Beliau rincikan, pertama: pengetahuan.

Pengetahuan ttg apa saja. Lantaran itu harus banyak membaca.

Membaca apa saja yg menambah pengetahuan.  Pendek kata, tidak boleh berhenti mendidik diri sendiri, agar pengetahuan terus bertambah.

Kedua, persepsi. Hakikatnya, dgn pengetahuan datanglah (lahirlah) persepsi, yaitu kemampuan membahas & menganalisis serangkaian keadaan, kemudian menarik kesimpulan.

Ketiga, observasi. Seorang penulis harus memiliki kemampuan observasi, yaitu daya mampu mengamati & mendeteksi hal-hal yg tidak lazim & hal-hal yg menarik perhatian publik.

Keempat, mampu menulis opini/artikel. Maknanya, berkemampuan membuat karya tulis yg tepat sasaran & menarik minat khalayak (komunikan) yg dituju.

Itulah sebabnya seorang penulis wajib memiliki kekayaan perbendaharaan kata dan mahir merangkai paragraf.

Kelima, mampu memanusiakan manusia.

Seorang penulis harus memiliki & menaruh perhatian thdp manusia dalam arti seluas-luasnya. Tanpa memiliki perhatian tsb seorang penulis akan lekas kekeringan ide, dan daya berkreasi pun tumpul.

Demikian sedikit  opini saya sbg bentuk respon atas serangkaian “warta sejuk” yg di- share Mas Aqua pada siang ini.

Satu hal yg pasti, saya tidak punya niat menggurui. Semata-mata berbagi.

Salam hormat dari Malang.?

>>Dari Jakarta menjelang menghadiri pembentukan Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi Alumni Unpad Seluruh Indonesia saya ucapkan selamat membiasakan mengungkapkan berbagai ide lewat tulisan. Salam hormat buat keluarga ya. 15.30 29072017?<<<

Baca juga: Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017

One thought on “Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 29 Juli 2017 15.30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button