Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor

Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor
Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor

Wejangan Dr. Aqua Dwipayana

Berikut Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 19 April 2018, ” Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor ” melalui WAG KOMPASS – Nusantara (WhatsApp Group Komunitas Para Sales Super – Nusantara).

Dr. Aqua Dwipayana, Kompasser Yogyakarta, Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”.

Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor

Penyampaian Aqua Dwipayana Tokoh SILATURAHIM Indonesia 19 April 2018 melalui WAG KOMPASS Nusantara
Penyampaian Aqua Dwipayana Tokoh SILATURAHIM Indonesia 19 April 2018 melalui WAG KOMPASS Nusantara

Serial (15) Umroh The Power of Silaturahim II
Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor
Oleh: Slamet Oerip Prihadi

Dalam “Gerakan Umroh the Power of Silaturahim II”, kami para peserta mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada manajemen penerbangan domestik Sriwijaya Air.
Luar biasa! Agenda Mas Aqua Dwipayana yang bertitel Umroh The Power of Silaturahim mulai mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Mulanya, Umroh The Power of Silaturahim (POS) I dibiayai dari royalties buku Super Best Seller yang ditulis Mas Aqua Dwipayana sendiri, berjudul The Power Of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi.

Kini, POS II April 2018, berhasil menyulut niat luhur Sriwijaya Air untuk berperan kembali sebagai sponsor sebagaimana pada POS I. “Juga menyulut niat luhur banyak pengusaha sukses dan Direktur salah satu bank BUMN. Mereka memberikan bantuan hingga ratusan juta rupiah,” kata Mas Aqua.

Danseskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara pun menyediakan Perwakilan Mess Seskoad di Jalan Kesatrian No 4, Berlan, Jakarta Timur sebagai markas Laskar Umroh POS II selama Senin-Rabu (16-18 April 2018). Lengkap dengan makanan dan minuman selama di mess itu plus 2 bus AC yang khusus didatangkan dari Bandung untuk mengantarkan jamaah umroh ke Bandara Soetta.
Alhamdulillahirobbilalamin.

Apa yang terjadi saat ini terasa mengagumkan bagi seluruh anggota POS II. Bahkan sang penggagas dan penyandang dana utama Aqua Dwipayana sendiri pun mengaku kagum. Beliau tak menyangka bahwa ternyata rangkaian panjang silaturahim yang dilaksanakan secara konsisten selama belasan tahun bisa membuahkan sinergi yang luar biasa. Karunia ALLAH SWT yang tiada terkira dan menggetarkan, jika dilaksanakan dengan tulus dan hati yang bersih.

Sriwijaya Air tak hanya memberikan tiket gratis kepada anggota Laskar POS II, tapi juga layanan yang istimewa. Para anggota Laskar POS II didudukkan di kursi terdepan di pesawat, layanan bagasinya pun dimudahkan. Itulah sebabnya, para peserta Umroh The Power of Silaturahim II mendoakan agar semua pihak yang terlibat menjadi sponsor dan pendukung, memperoleh limpahan rahmat luar biasa dari ALLAH SWT. Aamiin YRA.

Semoga ALLAH SWT menjadikan program tahunan hadiah umroh ini didukung oleh semakin banyak perusahaan dan instansi. Bagai bola salju yang menggelinding makin besar dan makin besar lagi. Aamiin YRA.

Kebetulan atau Kehendak ALLAH SWT?

Sementara itu, terjadi beberapa peristiwa unik yang dialami para peserta POS II April 2018. Ahmad Sukmana Ajit, peserta dari Malang, sama sekali tak menduga bisa menjumpai kakak sepupu dari Ibundanya yang bernama Bu Atih. Orang Jawa menyebut kakak ibu atau kakak ayah sebagai Pakde atau Bude.

Nah, di Mess Seskoad Jalan Ksatria inilah Sukma pertama kali bertemu dengan Pakdenya yang bernama Rodin Wiramiharja Adjit, 65 tahun. “Kami kebetulan mendapatkan jatah kamar yang sama. Ketika saya beritahukan nama Bapak saya Ajit, Pak Rodin langsung tahu siapa Ayah saya, Ibu saya, tempat tinggal saya di Bandung kemudian pindah ke Cicalengka. Beliau tahu semua kerabat saya di Bandung,” tutur Sukma.
“Setelah diusut-usut ternyata Pak Rodin memang Pakde saya,” tambah Sukma.
Mereka pun berangkulan dengan rasa haru.

“Anehnya, mengapa baru sekarang kami dipertemukan? Kami berdua tak bisa menjawab pertanyaan ini. Diam termangu sambil menggelengkan kepala,” ungkap Sukma.

Kami pun menemukan sedikit peristiwa unik. Entah mengapa sebelum berangkat ke Jakarta, Minggu 15 April, tiba-tiba Mas Doblank Parman menawarkan agar saya bareng beliau saja dari Bandara Soetta ke Mess Seskoad di Matraman, Jakarta Timur.
Kontak lewat WhatsApp (WA) terjalin lagi ketika saya akan berangkat di Bandara Juanda, Senin 16 April sekitar pukul 09.30.

“Nanti Pak Slamet saya tunggu di pintu keluar 2 F Bandara Soetta ya. Mobil saya masih ada tempat untuk dua orang lagi,” tulis Mas Doblank lewat WA.
“Siap Mas Doblank. Terima kasih sebelumnya,” jawab saya.

Benar saja, begitu keluar gerbang 2 F, Mas Doblank langsung menyapa saya. “Pak Slamet ya?
“Oh ini Mas Doblank ya,” jawab saya.
Kami pun bicara gayeng. “Ayo kita ngopi dulu. Nggak usah keburu,” ajak saya seraya mengajak Mas Doblank dan ayahnya Pak Sadiyo Cipto Wiyono.

Semula saya menyangka, Mas Doblank Parman adalah salah seorang sahabat Mas Aqua yang memberikan pertolongan kepada kami. Tapi ternyata, Mas Doblank juga menjemput ayahnya Pak Sadiyo yang baru mendarat juga dengan Sriwijaya Air dari Bandara Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah.

Pak Sadiyo, 66 tahun, berasal dari Desa Grasak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen. Saya katakan kepada beliau bahwa isteri saya asli dari Sragen. Kami pun langsung akrab begitu saja. Saya pun baru tahu, bahwa Mas Doblank adalah lelaki asal Kabupaten Sragen yang kini sukses sebagai wiraswasta di bidang air isi ulang di Jakarta. Yang merakit mesin penyaring airnya sendiri, dan kini bisa memiliki rumah sendiri dan mobil sendiri yang lumayan keren. “Padahal saya hanya lulusan SMA, Pak Slamet. Saya 23 tahun sebelumnya bekerja di Indofood,” kata Mas Doblank.

Itulah sebagian dari kisah unik yang dialami anggota Laskar POS II. Apakah itu kebetulan atau kehendak ALLAH SWT? Sebagai orang beriman, kita tentu meyakini semua itu skenario terbaik yang erjadi karena kehendak-NYA. Wallahualam bihshsawab.

Penulis adalah wartawan senior dan salah satu angkatan perintis Jawa Pos, tinggal di Surabaya.

Baca juga: Dahsyat Silaturahim, Jamaah Umroh The Power of Silaturahim II Paling Pertama Masuk Pesawat Garuda Indonesia

Demikian Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 19 April 2018, ” Terima Kasih Sriwijaya Air, Seskoad dan Sponsor ” melalui WAG KOMPASS. Semoga bermanfaat.

The Power of SILATURAHIM ..
SILATURAHIM Marketing ..
SILATURAHIMER Marketing ..

by KOMPASS Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button

1000 Narasumber KONUS! CALL/WA 08557772226 (Idham Azhari)

X