Sutradara dari Film Kehidupan

Sutradara dari Film Kehidupan
Sutradara dari Film Kehidupan

Wejangan SILATURAHIM Aqua Dwipayana

Berikut Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 10 Maret 2019, ” Sutradara dari Film Kehidupan ” melalui WAG KOMPASS – Nusantara.

Dr. Aqua DwipayanaKompasser Bogor, 10 Inspirator KOMPASS – Nusantara, Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”.

Sutradara dari Film Kehidupan

Penyampaian Aqua Dwipayana Pakar Komunikasi Indonesia 10 Maret 2019 melalui WAG KOMPASS Nusantara
Penyampaian Aqua Dwipayana Pakar Komunikasi Indonesia 10 Maret 2019 melalui WAG KOMPASS Nusantara

Oleh Dr Elva Ronaning Roem

Tulisan Pak Aqua yg berjudul Sharing Komunikasi dan Motivasi: Mulai dari Jenderal hingga Warga Binaan yang Dihukum Puluhan Tahun yg dikirim ke WA dan dibaca ribuan anggota Komunitas Komunikasi Jari Tangan membuat saya semakin yakin bahwa sahabat saya itu memang orang yg luar biasa. Bukan orang yg biasa di luar yg sering diungkapkannya ketika becanda.

Mengapa saya mengatakan beliau LUAR BIASA? Karena fisiknya yg kuat: bolak-balik menempuh perjalanan Jakarta, Bali, Jakarta, Banyuwangi, Surabaya, Yogyakarta, dan berakhir di Jakarta. Itu kota2 yg didatangi dalam minggu ini.

Tidak sekedar datang, tapi di kota2 itu Pak Aqua sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak lima sesi plus silaturahim. Durasinya jika ditotal puluhan jam. Semuanya dilakukan dengan penuh rasa syukur, ikhlas, sukacita, gembira, dan bahagia.

Naik pesawat bagi Pak Aqua sudah seperti naik angkot saja. Meski menempuh perjalanan yg jauh dan panjang plus tentunya melelahkan, namun beliau tetap bersemangat melakukan sharing dan sekaligus silaturahim untuk membahagiakan orang banyak dan memberikan kebaikan bagi siapapun serta bertemu dengan orang-orang yg beliau kehendaki.

Untuk melakukan semua itu beliau mengeluarkan materi yg jumlahnya lumayan besar, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Semuanya dari kantongnya sendiri.

Tidak hanya materi dalam bentuk uang saja, namun semangat yg berlebih juga wajib beliau miliki dalam urusan presentasi yg juga harus dipikirkan termasuk temanya tentu saja beragam. Semuanya harus disesuaikan dengan peserta sharing dan orang-orang yg beliau kunjungi.

Seluruh yang Hadir “Terbius” untuk Menyimak

Ribuan kata-kata yg harus standbye dalam pikiran dan kognitifnya serta kreativitas seni berbicara dan berkomunikasi yg baik terus diasah agar tidak membosankan orang lain yg menonton dan mendengarkan dirinya. Setiap sesi, selama berjam-jam seluruh yg hadir “terbius” untuk menyimak seluruh ucapan yg disampaikan Pak Aqua.

Semuanya tentu harus dipersiapkan dengan baik sehingga setiap rangkaian kata-kata yg disampaikannya untuk ratusan ribu orang itu benar-benar memiliki arti dan kebermanfaatan. Selain itu yg tidak kalah pentignya mereka termotivasi untuk melaksanakan yg disampaikan.

Bagi Pak Aqua, tujuannnya tak lain ingin memberi semangat ke ratusan ribu orang tersebut. Juga agar mereka makin produktif untuk mewujudkan semua yg ditargetkan. Mereka berada di seluruh Indonesia dan puluhan negara.

Semua kegiatan itu, berapapun jumlah pesertanya, diyakini memberi manfaat terutama buat seluruh yg hadir termasuk Pak Aqua tentunya. Beliau yg sangat rendah hati selalu mengatakan bahwa sharing tersebut merupakan kesempatan bagi dirinya untuk belajar pada banyak orang. Jadi selain berbagi, beliau juga belajar pada semua orang yg ditemuinya.

Bagi Pak Aqua, setiap sharing dan silaturahim dimaknai sebagai pengabdian kepada masyarakat. Itu merupakan lembaran-lembaran sejarah yg ditulis sebagai rangkaian dalam menjalani kehidupannya. Itu sekaligus sebagai modal untuk menjalani kehidupan selanjutnya baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Menariknya Pak Aqua selalu melihat dan menilai semua orang secara universal. Beliau sama sekali tidak terpengaruh dengan embel-embel yg dimiliki seseorang seperti latar belakang, jabatan, pangkat, dan lain-lain. Hal itu membuat Pak Aqua selalu diterima lingkungan di manapun beliau berada.

Baca juga:

Banyak yang Menangis, Menunjukkan Kepakaran di Bidang Komunikasi

Salah satu sharing Pak Aqua yg menurutnya sangat menarik dalam silaturahimnya minggu ini di berbagai kota adalah saat sharing di Lapas Tabanan dan Lapas Banyuwangi dengan warga binaan. Dalam tulisannya dikatakan, di awal pertemuan suasananya masih adaptasi dan saling menilai. Beberapa menit kemudian mulai cair.

Puncaknya banyak yg menangis terutama setelah menyadari kekeliruan yg telah dibuat dan mendapat “suntikan” semangat untuk menyambut masa depan yg lebih cerah terutama setelah mereka bebas dari tahanan. Mereka yg menangis itu di antaranya warga binaan yg masuk penjara karena terlibat kasus pembunuhan, narkoba, dan tindak pidana korupsi. Itu membuktikan bahwa mereka adalah manusia biasa.

Bagi Pak Aqua, apapun kasus mereka, mulai dari yg menengah hingga berat, mereka tetaplah makhluk ciptaan TUHAN, yg jika disentuh hatinya tetap luluh. Mereka adalah manusia biasa. Sama dengan kita.

Perubahan sikap banyak warga binaan di dua Lapas itu – hingga menangis – menunjukkan kepiawaian dan kepakaran Pak Aqua di bidang Komunikasi. Itu membuktikan bahwa beliau pakar Komunikasi.

Selain itu, setiap saat di manapun berada Pak Aqua bisa berkomunikasi dengan siapa saja. Contohnya dalam minggu ini beliau sukses sharing dengan ribuan orang yg latar belakang dan stratanya berbeda-beda. Mulai dari jenderal, pegawai, Ibu rumah tangga, hingga warga binaan yg kasusnya beragam sehingga dihukum sampai puluhan tahun.

Akan Terus Fokus dengan Peran Terbaik

Apapun yg dilakukan Pak Aqua, menurut saya, beliau sudah berhasil menjadi seorang sutradara dari film kehidupannya sendiri. Setiap cara yg dilakukannya untuk menebar kebaikan dalam kehidupan ini diyakininya memberi manfaat pada banyak sesama.

Beliau sama sekali tidak mempedulikan tanggapan negatif dari segelintir orang atas berbagai perbuatan baik yg dilakukannya. Pak Aqua menganggapnya seperti angin lalu saja. Prinsipnya terpenting tidak mengganggu orang lain.

Pak Aqua adalah pemeran utama dari film kehidupan yg terjadi dalam hidupnya. Beliau akan terus berusaha untuk fokus dengan peran terbaik guna memberikan kebaikan buat banyak orang.

Film terbaik bukanlah film datar tanpa intrik dan konflik, karena film terbaik terletak pada ending-nya. Mungkin ada sebagian orang yg juga mengkomentari tentang perannya tersebut secara negatif.

Namun Pak Aqua tak perlu khawatir dengan itu. Apalagi jika beliau meyakini memiliki sutradara terbaik yakni Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Selama Pak Aqua berperan atas dasar kehendak dan skenario SutradaraNYA yakni ALLAH SWT maka hasilnya insya ALLAH optimal seperti yg selalu diharapkannya.

Semoga seorang Aqua Dwipayana selalu memberikan kemanfaatan bagi siapapun dan di manapun beliau berada. Ingat pilihan HIDUP BERARTI LALU MATI akan lebih baik daripada MATI SEBELUM TAK BERARTI SAMA SEKALI.

Sukses dan sehat terus buat Pak Aqua dan keluarga. Aaamin Ya Rabbal Alamin..

Salam ???
Jangan Lupa Bahagia…?

*Penulis adalah Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Andalas Padang.

Baca juga:

The Power of SILATURAHIM ..
SILATURAHIMER Marketing …
#AquaDwipayana
#KOMPASSNusantara
#10InspiratorKOMPASSNusantara
#10InspiratorKONUS

by KOMPASS Nusantara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button

1000 Narasumber KONUS! CALL/WA 08557772226 (Idham Azhari)

X