Perubahan Tutur Kata dan Perilaku jadi Positif Sepenuhnya karena TUHAN

Perubahan Tutur Kata dan Perilaku jadi Positif Sepenuhnya karena TUHAN
Perubahan Tutur Kata dan Perilaku jadi Positif Sepenuhnya karena TUHAN

Wejangan Dr. Aqua Dwipayana

Berikut Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 16 April 2018, ” Perubahan Tutur Kata dan Perilaku jadi Positif Sepenuhnya karena TUHAN ” melalui WAG KOMPASS – Nusantara (WhatsApp Group Komunitas Para Sales Super – Nusantara).

Dr. Aqua Dwipayana, Kompasser Yogyakarta, Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”.

Perubahan Tutur Kata dan Perilaku jadi Positif Sepenuhnya karena TUHAN

Penyampaian Aqua Dwipayana Pakar SILATURAHIM Indonesia 16 April 2018 melalui WAG KOMPASS Nusantara
Penyampaian Aqua Dwipayana Pakar SILATURAHIM Indonesia 16 April 2018 melalui WAG KOMPASS Nusantara

Semua perubahan sikap jadi positif dari yg sebelumnya negatif yg selama ini ditunjukkan beberapa orang tersebut sepenuhnya terjadi karena TUHAN. Sebagai sahabatnya yg saya lalukan adalah terus-menerus mendoakan dan secara konsisten berbuat baik ke sesama. Alhamdulillah TUHAN membukakan mata hati dan pikiran mereka sehingga jadi baik. Mudah2an mereka menyadari seluruh kekeliruannya selama ini dan jadi makin baik. Amin ya robbal aalamin.

Itulah jawaban yg selalu saya sampaikan ke setiap orang yg bertanya plus menyampaikan apresiasi ke saya atas perubahan sikap beberapa orang yg semula negatif ke saya. Seiring dengan perjalanan waktu dan atas kehendak TUHAN, mereka yg semula bersikap kurang baik itu – sebagian ada yg sinis – akhirnya jadi baik. Perubahannya sangat drastis, hingga 180 derajat.

Sejak kecil sampai kapanpun juga, saya tidak pernah ambil pusing apalagi menghiraukan orang2 yg negatif tersebut. Rasanya rugi banget kalau hati dan pikiran saya – meski hanya sedetik saja – tersita hanya untuk hal2 yg tidak penting dan remeh-temeh itu.

Mereka yg hati dan pikirannya masih belum bersih meski jabatan dan pangkatnya tinggi, di mata saya nilainya rendah. Apalagi dalam pandangan TUHAN, pasti lebih rendah lagi. Sehigga saya tidak mau buang2 energi untuk menghadapi dan melayani mereka. Rasanya lebih baik melakukan hal2 yg produktif yg hasilnya dapat dirasakan sesama.

Saya kasihan sekali pada orang2 yg hati dan pikirannya belum bersih. Mereka termasuk yg merugi karena tidak memanfaatkan secara optimal titipan dari TUHAN sesuai dengan perintahNYA.

Selain itu, orang2 tersebut pasti hidupnya tidak nyaman. Makan tidak enak dan tidurnya tak nyenyak. Di mana saja berada selalu bermasalah yg ditimbulkan karena ulahnya sendiri.

Tidak Menanggapinya, Terus Konsisten Berbuat Baik

Orang2 seperti itu saya biarkan saja. Ibaratnya anjing menggonggong kafilah berlalu. Terserah mereka mau berkata atau berbuat apa saja yg negatif, saya sama sekali tidak akan menanggapi dengan hal yg sama.

Rugi besar kalau perilaku dan tutur kata negatif dibalas dengan hal yg sama. Itu sama saja merendahkan diri sendiri baik di mata manusia apalagi di hadapan TUHAN.

Terbaik dilakukan sama sekali tidak menanggapinya. Terus konsisten berbuat baik ke sesama sehingga keberadaannya dirasakan banyak orang. Ingat sebaik2nya manusia adalah yg mampu memberi manfaat pada sesama.

Tidak kalah pentingnya terus-menerus mendoakan agar hati dan pikiran orang2  yg belum bersih itu berubah jadi baik dan tambah baik. Bagi TUHAN tidak ada yg tidak mungkin dan tidak bisa. Dalam hitungan detik semuanya bisa diubah oleh Sang Pencipta.

Pengalaman saya selama ini – sejak kecil hingga sekarang – telah banyak teman yg secara ksatria, jujur, dewasa, dan penuh penyesalan mengungkapkan semua kekhilafannya ke saya. Mereka tidak ragu2 menyampaikan bahwa itu didasari karena rasa iri hati dan dengki pada saya. Kemudian menyampaikan ingin berubah jadi baik.

Hati dan Pikiran Kotor Pasti Mengalami Banyak Kerugian

Menanggapi orang2 yg sudah disadarkan oleh TUHAN selain menyampaikan terima kasih, saya biasanya dengan rendah hati mengatakan tidak ada seorangpun manusia di muka bumi ini yg sempurna. Kesempurnaan itu hanya ada pada TUHAN. Bersyukur dan berterima kasihlah ke TUHAN karena telah menyadarkan dirinya untuk jadi baik.

Ke depan agar jangan mengulangi hal yg sama sebab dengan hati dan pikiran yg kotor pasti mengalami banyak kerugian. Yang pasti rejekinya jadi terbatas karena tidak dengan semua orang silaturahimnya baik.

Masih terbuka lebar dan luas kesempatan untuk memperbaiki diri. Untuk itu jangan biarkan setitik noda negatif masuk ke hati dan pikiran kita. Hal ini sangat bisa dilaksanakan asal ada keseriusan dan kesungguhan untuk melakukannya. Pemikiran sederhana orang lain saja bisa melakukannya sehigga itu bisa dicontoh.

Tidak ada kata terlambat untuk berubah jadi baik. Begitu menyadari kekeliruannya termasuk telah menyakiti sesama dengan perilaku dan tutur katanya yg negatif, segeralah minta ampun ke TUHAN dan dengan tulus minta maaf ke orang yg telah disakiti. Selanjutnya buka lembaran baru dan optimis menjalani hidup ini lebih baik lagi. Amin ya robbal aalamin.

>>>Dalam perjalanan dari Bogor ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, dalam rangka silaturahim ke banyak teman di beberapa kota, saya ucapkan selamat mendoakan teman2 yg hati dan pikirannya masih kotor untuk berubah jadi baik. Salam hormat buat keluarga ya. 04.00 16042018?<<<

Baca juga: Tim Seskoad Siap Menyambut Calon Tamu ALLAH

The Power of SILATURAHIM ..
SILATURAHIM Indonesia …
Silaturahimer MARKETING ….
Silaturahim MARKETING …..

by KOMPASS Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button

1000 Narasumber KONUS! CALL/WA 08557772226 (Idham Azhari)

X