Menjadi Pribadi Penarik Rezeki
Pengembangan Kepribadian Anaz Almansour
Berikut artikel Pengembangan Kepribadian Anaz Almansour 3 Januari 2018, ” Menjadi Pribadi Penarik Rezeki “ melalui WAG KOMPASS – Nusanrata (WhatsApp Group Komunitas Para Sales Super – Nusantara).
Anaz Almansour, Kompasser Jakarta, Motivator Super Power, Pakar Pengembangan Kepribadian, Tokoh Maha Linguistic Program (MLP) dan Founder IMAS (International Motivator Association Of Indonesia).
Menjadi Pribadi Penarik Rezeki
Tidak sombong.
Sifat sombong sama dengan takabbur
Dua-duanya adalah sifat yang meninggikan diri sendiri, takabbur / sombong, selain meninggikan dirinya dia juga merendahkan orang lain. Tak ada yang lebih hebat kecuali dirinya, orang lain pasti selalu ada kurangnya..Kesombongan itu menjauhkan orang dari rezeki. Pribadi penarik rezeki tak meninggikan dirinya.
Tidak membenci.
Pribadi penarik rezeki sulit untuk membenci orang lain karena dia tahu bahwa kebencian adalah api dan api itu bisa membakar jiwa. Jika jiwanya terbakar bagaimana dia bisa mendekati Allah?
Kalo gak bisa deketin Allah, gimana mo berharap rezekiNya? Satu lagi efek kebencian adalah tertundanya ampunan Allah padanya.
Tidak mencap orang
Mengapa kita begitu mudahnya memberi label seseorang pelit, tamak, penggosip, kampungan, suka sirik, gak bisa liat orang senang, jelek, suka korupsi atau pembohong??
Seolah-olah kita sedemikian yakinnya kalau orang tersebut mencerminkan apa yang sudah kita labelkan padanya. Seolah-olah dia tak punya lagi sesuatu yang baik, yang bermanfaat dan positif padanya? Yakinkah bahwa kita jauh lebih baik darinya?
Seminar The POWER of Rezeki Nekat
Anaz Almansour
#pakarkepribadian
Baca juga: Kosongkan Gelasmu Ketika Bertemu Orang Lain
Motivator Super Power!
Pakar Kepribadian Indonesia!
Maha Linguistic Program (MLP)!
Pingback: Hukum Tarik Menarik - KOMPASS.ID