Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci

Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci
Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci

Wejangan Dr. Aqua Dwipayana

Berikut Wejangan Dr. Aqua Dwipayana 15 Oktober 2017, ” Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci ” melalui WAG KOMPASS (WhatsApp Group Komunitas Para Sales Sumenep).

Dr. Aqua Dwipayana, menetap di Yogyakarta (Kompasser Yogyakarta), Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”.

Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci

Pengantar : salah seorang wartawan senior di Surabaya Hadiaman Santoso diam2 mengamati kegiatan saya termasuk kepedulian pada sesama. Berikut catatannya yg disampaikan dgn gaya bertutur.

Kisah Fredy Candra, pengusaha kabel fiber optic yg menraktir 65 mantan gurunya di Pekalongan jalan2 ke luar negeri menjadi viral di medsos beberapa minggu lalu.

Kisah itu pantas menarik  simpati dari banyak kalangan. Maklum dlm dunia yg semakin individualistis masih ada orang yg berpikiran waras untuk membalas jasa gurunya dgn cara mengajak jalan2 ke luar negeri yg seluruh akomodasi dan transportasi ditanggungnya.

Mungkin sikap Fredy itu juga dilaksanakan beberapa orang, tapi belum sempat terekspos.
Seperti juga yg dilakukan oleh Dr Aqua Dwipayana, seorang penulis buku dan motivator yg sudah lebih dulu melakukan kebaikan seperti yg dibuat Fredy.

Ketika Aqua menerbitkan bukunya berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” ia telah bernadzar untuk mengamalkan royalti semua hasil penjualan bukunya itu.

Ternyata, buku yg berisikan hebatnya hasil dari silaturahim menjadi super best seller sampai dicetak ulang lima kali dgn oplah 100 ribu. Dari hasil buku 8 Januari 2017 lalu Aqua memberangkat 35 orang umrah gratis, baik rombongan maupun yg beragkat perorangan.

Mereka adalah orang2 yg pernah berjasa pada Aqua sekeluarga di antaranya sopir, pembantu di rumahnya, teman kuliah S1 dan S3, mantan teman kerjanya, tukang parkir dan orang2 yg punya komitmen tinggi menjalankan pekerjaannya dgn sabar dan jujur namun tidak punya uang utk ke Tanah Suci. Bahkan ada seorang tukang parkir yg sama sekali tidak mengenal maupun belum pernah berjumpa dgn Aqua. Dia baru tahu dan ketemu Aqua sehari sebelum berangkat umrah ketika Aqua sekeluarga akan melepas mereka.

Sebelumnya secara perorangan termasuk dari Malaysia, Aqua telah memberangkatkan puluhan orang ke Tanah Suci. Awal tahun depan Aqua menargetkan  membiayai minimal 35 orang untuk beribadah umrah.

Bulan Juli 2017 lalu, Aqua mengundang teman2nya mantan wartawan/karyawan Harian Suara Indonesia yg ada di Malang dan Surabaya untuk rekreasi ke Yogyakarta. Semua biaya transportasi, akomodasi, sampai oleh2 ditanggung seluruhnya oleh Aqua.

Hebatnya lagi, semua persiapan sampai pelaksanaan acara dihendel oleh Aqua dan istrinya Retno Setiasih serta putra bungsunya Savero Karamiveta Dwipayana yg akrab dipanggil Ero. Aqua sebenarnya punya 2 anak Alira Vania Putri Dwipayana (Ara) dan Ero. Tapi Ara sdg menyelesaikan kuliahnya di Korea University di Seoul, Korsel.

Kenapa tdk diserahkan kepada EO atau biro wisata untuk menghendel tamu sebanyak itu? “Saya ingin keluarga saya membiasakan diri untuk melayani tamu2 secara langsung. Itu salah satu wujud menghormati semua tamu,” jawab Aqua ketika acara makan malam di resto Handayani, Yogyakarta pada Sabtu malam, 22 Juli 2017 lalu.

Biayai Guru SMP dan para Jandanya ke Jawa

Minggu lalu Aqua menjamu dan melayani langsung para janda harian Jawa Pos. Jumlahnya bersama pimpinan rombongan dan Aqua 11 orang. Mereka dari Surabaya diajak jalan2 ke Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Seluruh akomodasi dan transportasinya (pesawat dan bus) ditanggung Aqua.

Di tiap2 kota mereka diterima teman2 akrab Aqua antara lain Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko di Surabaya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman, dan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Pol Ahmad Dofiri.

Akhir Oktober 2017 ini Aqua rencananya mengundang belasan gurunya waktu sekolah di Taman Dewasa (SMP) Taman Siswa Pematang Siantar,  Sumut. Juga para janda gurunya. Mereka akan diajak jalan2 ke Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Transportasinya adalah pesawat dan bus. Semua biayanya termasuk uang saku dari Aqua.

Aqua punya kebiasaan kalau sedang bertugas ke luar daerah, selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi teman-temannya di daerah itu. Juga orangtua para sahabatnya. Tanpa diminta Aqua pasti memberikan bantuan apapun kepada kawan-kawannya yg sedang menghadapi kesulitan apapun.

Bagi Aqua tidak ada kamus musuh. Teman adalah orang yg menolong kala kita kesulitan. Sedangkan musuh adalah orang yg mengajarkan kesabaran.

Secara berkala, Aqua mengajak temannya bergantian, ketika dia bertugas ke luar daerah. Tujuan utamanya untuk membahagiakan orang yang diajak tersebut. Mereka yg ikut Aqua pasti senang karena semua kebutuhannya diperhatikan termasuk diberi uang saku.

Dari tulisan ini saya berharap semakin banyak orang yg tergugah untuk berbuat kebaikan seperti dilakukan Fredy Candra dan Aqua Dwipayana. Semoga. Amin ya robbal aalamin.

>>>Sesaat setelah mendarat di Bandara Soetta dari Bali saya ucapkan selamat berbuat baik ke sesama & mensyiarkannya utk menggugah banyak orang melakukan hal serupa. Salam hormat buat keluarga ya. 15.15 15102017?<<<

Baca juga: Sangat Perhatian & Berbakti ke Orangtuanya, Hidup Mereka Sukses

Demikian Wejangan Dr. Aqua Dwipayana, ” Membahagiakan Banyak Orang dengan Membiayai Jalan-Jalan hingga ke Tanah Suci ” melalui WAG KOMPASS. Semoga bermanfaat.

by KOMPASS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1000 Narasumber KONUS! CALL/WA 08557772226 (Idham Azhari, Co-founder KOMPASS Nusantara)

X
Call Now Button